Kenapa Tanggal Paskah Berbeda Setiap Tahun

Posted on

Blogotodidak.com Umat Kristen akan segera merayakan Hari Paskah pada 12 April besok. Banyak pertanyaan kenapa tanggal paskah selalu berbeda setiap tahunnya. Pada tahun ini Paskah jatuh pada tanggal 12 April dan Jumat Agung pada 10 April.

Penjelasannya adalah Yesus disalibkan pada hari Paskah Yahudi pada bulan purnama pertama setelah titik balik musim semi equinox.

Pihak gereja menetapkan paskah jatuh pada hari ke 14 bulan lunar sebagai jatuhnya bulan purnama dan menetapkan paskah pada minggu berikutnya.

Umat Kristen merayakan Paskah pada hari Minggu, yaitu hari ke 3 setelah Yesus disalibkan dan kemudian bangkit dari kematian.

Dengan penetapan ini maka Paskah pasti akan terjadi pada hari Minggu.

Kenapa Tanggal Paskah Berbeda Setiap Tahun

Kenapa Tanggal Paskah Berbeda Setiap Tahun

Menurut kepercayaan orang Kristen, Yesus menebus dosa umatnya dengan darahNya sebagai kurban. Karena manusia yang berdosa akan masuk neraka. Baik dosa besar atau kecil maka akan kekal di neraka. Untuk itulah Yesus turun ke bumi sebagai penebus dengan syarat percaya kepadaNya dan mengikuti ajarannya. Jadi bukan berarti asalkan beragama Kristen maka pasti masuk surga. Tetapi harus mematuhi ajaran dan FirmanNya.

Lihat Juga : Jadwal Misa Online Paskah

Paskah biasanya diisi dengan doa dan pembacaan Alkitab oleh Romo atau Pendeta. Untuk umat Katolik biasanya ada ekaristi sedangkan umat Protestan disebut Penjamuan Kudus.

Kedatangan Paskah sendiri juga dirayakan berbeda beda. Ada yang berpuasa, biasanya dilakukan oleh umat Katolik. Cara berpuasanya pun berbeda dengan umat Islam.

Berikut adalah cara puasa umat Katolik:

  • Hari Puasa dilangsungkan pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung.
  • Hari Pantang dilangsungkan pada hari Rabu Abu dan tujuh Jumat selama Masa Prapaskah sampai dengan Jumat Agung.
  • Yang wajib berpuasa ialah semua orang Katolik yang berusia 18 tahun sampai awal tahun ke-60.
  • Yang wajib berpantang ialah semua orang Katolik yang berusia genap 14 tahun ke atas.
  • Puasa (dalam arti yuridis) berarti makan kenyang hanya sekali sehari.
  • Pantang (dalam arti yuridis) berarti memilih pantang daging, atau ikan atau garam, atau jajan atau rokok.
  • Bila dikehendaki masih bisa menambah sendiri puasa dan pantang secara pribadi, tanpa dibebani dengan dosa bila melanggarnya.

Sekian artikel Kenapa Tanggal Paskah Berbeda Setiap Tahun ini. Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *